SEJARAH DAPUR ROTI Aa

Menyusuri jalanan sempit dan berkelok-kelok hingga ratusan meter yang hanya cukup untuk sepeda motor dan lalu lalang orang adalah kewajiban bagi anda yang ingin mencapai bekas dapur produksi Dapur Roti Aa Bandung Indonesia dari pinggir jembatan layang (Flyover) Cimindi Bandung. Ucapan “Punten” dalam bahasa Sunda yang artinya “Permisi” adalah hal yang rutin akan anda ucapkan bahkan hingga puluhan kali setiap kali melewati orang untuk mencapai dapur produksi yang terletak di Gang Raden Ganda 1 No 151 RT 03 RW 10 Cimindi Bandung ini.

Dapur Roti Aa pertama kali dirintis oleh Agus Jamhari di Bandung pada awal bulan Maret 2007 setelah ia mengundurkan dari jabatan sebagai Technical Customer Development Supervisor di sebuah perusahaan berskala Internasional yang berkantor di Indonesia cabang Jawa Tengah penyedia bahan baku roti untuk bakery. Berbekal uang Rp 15 juta yang telah dikumpulkan selama 1,5 tahun bekerja di perusahaan tersebut maka ia memulai usaha ini dengan nama “Donat Aa” karena fokus awal usaha ini adalah donat.

Berjualan di sepanjang trotoar alun-alun dan halaman Masjid Raya Kota Bandung menjadi rutinitas harian pria kelahiran Kota Mataram Lombok Nusa Tenggara Barat 30 November 1979 ini setelah memproduksi donat tersebut. Rutinitas ini berjalan kurang lebih 2 bulan, Qadarullah donat yang dibuatnya tak begitu laku karena banyaknya pesaing dan harga donatnya lebih mahal dari donat-donat yang dijual disana meski donatnya lebih enak.

“Sedih juga sih, cuma laku beberapa biji saja padahal kualitasnya sangat enak” ujarnya. Menjadi pedagang kali lima yang turun ke jalanan seperti ini bukanlah hal yang mudah, karena membutuhkan mental yang tinggi dan muka tebal, bagaimana tidak, jabatan yang dipegang sebelumnya pada perusahaan multinasional terbesar ke 4 di dunia tersebut memberikan jaminan fasilitas yang sangat baik, rumah dinas lengkap dengan seluruh isinya, kendaraan pribadi, tiket pesawat dan penginapan hotel berbintang 4 atau 5 di berbagai kota pernah ia nikmati, di lain hal background sebelumnya pun tidaklah cukup mendukungnya untuk berwirausaha kaki lima karena ia lulusan sarjana Diploma III Food & Beverage Division dengan IPK 3,47 di sebuah Akademi Pariwisata di Bali. Keluar masuk sebagai Juru Masak dan Chef Café, Bakery serta Hotel Berbintang 5 bahkan hingga ke Batam, Singapore dan training di Malaysia pernah ia lakoni. Memang dulu ia pernah berjualan Mie Ayam dan Bubur Kacang Ijo kaki lima di Kuta dan di Denpasar Bali setelah lulus kuliah, pernah berjualan buku-buku di trotoar jalan di Kuta Bali dan pernah juga membuka Kursus Roti di Mataram Lombok sejak tahun 2005, namun semuanya bangkrut. Nyalinya untuk berwirausaha ketika itu cukup ciut setelah kegagalan yang bertubi-tubi.

Akhirnya ia berhenti berjualan donat di trotoar alun-alun dan halaman masjid seperti ini, kemudian berusaha mencari cara lain menawarkan donat tersebut. Ia mulai menawarkan kepada pemilik warung untuk dititipi dengan resiko balik apabila tidak laku. “Nggak semua pemilik warung yang mau, bahkan banyak yang menolak dengan keras sambil marah-marah, aneh juga mau dikasih rejeki kok malah nolak ya, sedih banget kalo sudah nerima perlakuan kayak begini, tapi disabar sabarin aja” kata bapak 6 orang putra putri yang menikah di usia 23 tahun ini mengenang masa-masa itu.

Setelah melalui negosiasi ulet dengan banyak pemilik warung, akhirnya puluhan warung mau menerima untuk dititipi. 2 orang karyawan produksi dan 2 orang sales pun direkrut dan ia hanya sebagai delivery ke warung-warung. Cara ini tak berjalan lama, beberapa bulan saja ternyata donat yang return sangat banyak mencapai 50% lebih. Belum selesai masalah ini, muncul masalah lain yaitu usaha donatnya dirusak orang dengan cara sihir. 3 kali serangan sihir menimpa donat yang dibuatnya sehingga gagal total karena kempes dan menyerap minyak banyak. Karyawan terpaksa dirumahkan sementara waktu.

“Masa-masa itu sangatlah sulit, saya sudah berkecimpung pada bidang kuliner, roti dan kue selama bertahun-tahun sejak kelas 3 SMP sehingga mengerti betul mengapa suatu produk dapat rusak dikarenakan faktor bahan yang kurang baik, tapi kondisi kali ini sangat berbeda, bahan-bahan yang saya gunakan adalah yang terbaik dikelasnya, namun tetap saja rusak hasilnya. Saya meyakini ini adalah serangan sihir karena sihir tersebut pertama kali datang dalam bentuk jin yang menyerupai wanita yang berpakaian putih panjang dengan rambut panjang hingga pinggang tanpa terlihat wajahnya, pada malam itu melintas didekat saya pada jam 11 malam saat saya sedang membuat donat, nah sejak itu donat yang saya buat selalu rusak,” ujar pria yang belajar memasak dan menjahit dari ibunya sejak masa kecil dahulu.

Usaha rukyah syar’iyyah dilakukan berkali-kali untuk melawan sihir yang datang berlapis-lapis, alhamdulillah sihir itu akhirnya teratasi. “Sihir dapat menghancurkan apa saja termasuk produk yang dibuat sehingga orang merugi. Dalam dunia perdagangan dan jual beli di jaman modern ini masih saja ada orang yang menggunakannya sebagai pelaris dagangan atau untuk menghancurkan pesaing. Hal yang seperti ini sangatlah biasa dilakukan orang yang dengki melihat usaha orang lain berjalan. Mereka sesungguhnya tidak mengerti bahwa masing-masing orang memiliki takdir rejekinya tersendiri, tidak akan dapat diambil alih atau dihalangi dengan usaha apapun baik dengan cara kekerasan ataupun cara halus. Sihir yang seperti ini jangan dibiarkan, harus segera diatasi” katanya menjelaskan perkara yang menimpa usahanya.

Setelah donatnya gagal dijual di warung dengan porsi yang cukup besar, maka ia mencoba memperkecil ukuran donat tersebut agar dapat dibeli semua kalangan tetapi tetap dengan rasa yang enak. Ia juga telah mencoba melamar pekerjaan lagi ke banyak tempat. Ratusan surat lamaran pekerjaan dalam dan luar negeri pada bidang Kuliner, Pastry dan Bakery ia telah coba kirim di sepanjang masa itu baik via Pos, email atau TIKI/JNE. Sempat pula ia diinterview di berbagai perusahaan multinasional namun semua tempat menolaknya. Tidak ada satu perusahaan pun yang menerimanya sebagai pegawai.

“Entah mau bagaimana lagi, modal sudah hampir habis, usaha belum menghasilkan, perusahaan nggak ada yang mau menerima saya sebagai karyawan padahal skill, pengalaman dan ijazah ada,” tutur pria yang pernah menyabet Juara 1 Bidang Tata Boga 9 kali berturut-turut, Juara Umum 4 antar Bidang Studi 3 kali, beasiswa Supersemar 3 kali sewaktu masih sekolah di SMKK Negeri 4 Mataram Lombok dan peraih IPK tertinggi di Bidang Food and Beverage Division pada saat wisuda kelulusan dari Akademi Pariwisata Triatma Jaya di Kuta Bali.

Donat dengan ukuran kecil ini sempat ramai dibeli orang sekitar 2 bulan, namun kembali sepi dan return tinggi hingga 60%, akhirnya usaha ini pun kandas dan semua keranjang yang ia miliki di puluhan warung ditarik dan tidak lagi mengirim donat ke warung-warung. Sementara itu puluhan donat berikut box dan uang hasil penjualannya dibawa kabur 2 orang sales. Semua karyawan terpaksa kehilangan pekerjaan. Handphone yang ia miliki pun digadaikan untuk uang makan sehari-hari dan untuk modal bahan baku karena modal awal yang ia miliki telah habis. “Itu terjadi sekitar akhir 2007, saya rasanya ada didasar kegagalan, sedih memikirkan bagaimana menghidupi keluarga dengan kondisi dimasa itu” kata pria yang dulu pernah memperdalam seni kuliner, bakery dan pasty Eropa, Jepang, China, Indonesia, Korea, Arab, Melayu, India dan Asia Tenggara ini.

Akhirnya ada seseorang yang mau menjualkan produknya dengan harga yang lebih mahal di sejumlah Komplek Perumahan di Cimahi dan Cihanjuang Bandung Barat. Awalnya ia ragu apakah harga yang lebih mahal dari yang biasa ia jual selama ini akan dapat terbeli? Setelah diyakinkan bahwa produk dengan kualitas seperti ini patut dihargai demikian akhirnya ia pun mempercayakan produk tersebut dibawa sales dengan pembagian keuntungan. Alhamdulillah penjualan lumayan banyak dan dapat berbagi keuntungan.

Qadarullah hal ini hanya berjalan 2 minggu, sales tersebut mengundurkan diri dengan alasan sakit sehingga tidak dapat berjualan lagi. Akhirnya ia sendiri yang kemudian berangkat berjualan di beberapa komplek tersebut dengan perasaan harap-harap cemas, ragu, takut, minder dengan segala perasaan yang bercampur aduk. “Produk sudah terlanjur dibuat, kalo tidak dijual maka tidak bisa makan karena tidak ada uang masuk. Ini adalah hal yang tidak mudah karena saya langsung berhadapan dengan customer kelas menengah dan atas Bandung. Saya berpikir bagaimana cara menawarkan donat ini.” Sepeda motor kemudian ia titipkan di pos security pintu masuk komplek, lalu berjalan kaki keliling komplek sambil memikul box donat untuk melihat situasi.

“Saya mencari lapangan kosong di kompleks itu, lalu saya mencoba latihan berteriak “ROTI DONAAAAAAT, MOCCACINO BLUEBERYYYYYY”, karena tak ada cara lain untuk menawarkan kecuali teriak, maklum masih malu-malu kalo harus ketuk pintu belum lagi harus membuka pintu pagar yang tinggi sekedar untuk menawarkan donat. Setelah berteriak di lapangan kosong itu enak didengar kuping sendiri maka saya mulai keliling lagi sambil terus berteriak,” ujar Baking Trainer yang pernah ditraining oleh Trainer dari US Wheat (Principal Gandum Amerika Serikat) dan Saf Instant Perancis ini.

Alhamdulillah satu persatu customer yang tinggal di rumah di beberapa komplek tersebut memanggilnya, mulai membeli donat buatannya dan menjadi pelangan tetap. Awalnya mereka tak percaya bahwa ia sendiri yang membuat donat tersebut. “Maklum saya berjanggut lebat seperti ini, tidak ada yang menyangka donat ini buatan saya sendiri karena penampilan sedikit meragukan, he.he.he” katanya terkekeh-kekeh.

Tak jarang ia pun ditolak secara halus atau pun kasar ketika mengetuk pintu rumah di komplek tersebut. Beberapa kali saat ia akan membuka pintu pagar di komplek perumahan, ia berhadapan dengan anjing pemilik rumah yang galak dan membuatnya harus segera angkat kaki menghindar. Roti dan donat yang ia bawa juga pernah tumpah berantakan masuk selokan air karena boxnya terlalu tinggi sehingga agak berat dan pada saat itu ia sedang kecapaian karena bergadang semalam membuat roti dan donat untuk dijual pagi harinya. Pernah ia berjualan saat hujan turun dan tak ada satu pun penghuni rumah di komplek itu yang membuka pintu membeli dagangannya. Dilain waktu beberapa malam ia tak tidur karena banyak pesanan yang hanya dikerjakannya seorang diri dan akan diantar pagi harinya, sempat pula beberapa kali ia tertidur di dekat oven hingga rotinya gosong. Ia pun segera menjelaskan hal itu pada customer di pagi harinya, customer yang memesan tersebut hanya bisa tersenyum.

“Banyak cerita yang menarik ketika memulai usaha dari nol seperti ini, ada yang lucu, sedih, gembira semuanya bercampur aduk. Membangun usaha ini penuh cerita, cucuran keringat dan air mata, maka harus ikhlas menjalaninya demi masa depan yang lebih baik dunia akhirat. Rasa kemerdekaan dihati dalam berekspresi dan berinovasi menjadi hal yang tidak dapat dibayar. Tidak ada perintah dari atasan, tidak ada ribut dengan teman sekerja atau saling sikut di kantor. Tidak makan hati karena berhadapan dengan suap, harus bermuka dua atau menjual sesuatu yang cacat/haram. Penghasilan Insya Allah halal meski kecil asal dengan kejujuran ketika jual beli dan bekerja seperti ini dengan target sendiri. Saya sampai hapal jam berapa kompleks ramai dan sepinya, mana customer yang loyal, fanatik dan tidak, apa saja roti atau donat yang menjadi favorit mereka dan ada customer yang terkadang membeli dalam jumlah banyak sehingga roti/donat yang saya bawa langsung habis, katanya dia hanya makan roti setiap hari, tidak bisa makan nasi, ketika saya bertanya kenapa? Jawabnya karena sejak bayi ia selalu diberi makan roti oleh ibunya dan tidak pernah diberi makan nasi,” ujar Baking Demonstrator yang pernah masuk liputan TV lokal saat demo kuliner membuat Chinese Burger di Java Mall Semarang.

Sejak saat itu nama Donat Aa mulai dikenal di sejumlah komplek perumahan. Ketika pelanggannya sudah mulai ramai, ia pun menambah jumlah produk yang dibuat yaitu Roti Taiwanese seperti Bread Talk, Brownies, Pizza, Roti Kasur, Roti Kepang, Hot Dog, French Pastries dan lain-lain yang masih tetap dijajakan keliling komplek bahkan ia pun menerima pesanan Cake besar seperti Black Forest, American Apple Pie, New York Cheese Cake, Chocolate Moussee Cake, Kue Kering Aromatic hingga Tiramisu Italia.

Proses ini berjalan setahun, persaingan dikomplek perumahan ternyata cukup sengit, ada sekitar 9 atau 10 bakery menggunakan motor dengan sirene sebagai saingannya sedangkan ia hanya berjalan kaki, “Berjualan keliling dengan jalan kaki seperti ini sangat melelahkan karena produk masih dibuat sendiri dan entah ke depannya bagaimana, sementara ini cukup untuk makan saja dulu”, akhirnya ia hanya terkadang saja berjualan keliling.

Seorang teman kemudian mengajaknya bekerjasama membuat bakery outlet di pinggir jalan, ia pun merekrut 3 orang karyawan dan berdirilah outlet pertama dengan nama Dapur Roti Aa secara resmi tanggal 7 Februari 2009 di Bandung tepatnya Jln. Gunung Batu No 18 Cimindi Bandung. Dari sini lahir produk Roti Kasur Khas Bandung, baik produk Roti Kasur Manis Edisi Reguler dengan varian selai yang sangat banyak yaitu Cream Cheese, Hazelnut, Blueberry, Strawberry, Rapsberry, Black Currant, Pindekas, Green Tea, Taro, Kiwi, Lemon, Mango, Orange, Vanilla, Durian, Coffee, Pineapple, Banana, Srikaya dan Chocolate maupun Roti Kasur Asin atau Manis Edisi Khusus seperti Roti Kasur Argentino (Cream Salmon Filling), Roti Kasur Italiano (Mixed Smoked Beef Extra Virgin Olive Oil), Roti Kasur Mexicano (Hot Chilly Tuna), Roti Kasur Siberia (Mixed Corned Beef), Roti Kasur Andalusia (Tuna Mayonnaise Espagnola), Roti Kasur Piramida (Cream Roselle), Roti Kasur Padang Pasir (Dates Cream), Roti Kasur Americano (Red Creamberry, Blue Creamberry, White Cream Choco) dan Roti Kasur Aussie (Aussie Hazelnut).

Sejak saat itu Dapur Roti Aa dan produknya telah dikenal di banyak kota di Indonesia seperti Jabodetabek, Surabaya, Medan, Padang, Pekanbaru, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, Ngawi, Mataram, Gorontalo, Balikpapan, Jambi, Kupang, Indramayu, Cirebon, Denpasar, Magelang, Solo, Semarang dan Yogyakarta, baik melalui pengiriman via Travel dan TIKI JNE (pesanan melalui telpon), oleh-oleh yang dibawa pulang customer ke daerah, liputan salah satu Koran Nasional dan salah satu Tabloid Kuliner Nasional, blog di internet https://dapurrotiaaindonesia.wordpress.com, newsletter rutin ke berbagai stasiun TV swasta nasional maupun informasi dari mulut ke mulut.

Di Outlet ini ia mendesain kembali Kue Kering Aromatic menjadi produk Kueker Khas Bandung. Produk kue keringnya berbeda dengan yang lain karena merupakan resep asli Swedia yang didapat dari temannya sewaktu di Bali yang pernah bekerja di salah satu Hotel berbintang 5 di Jakarta. Apabila anda mencicipi Kueker Khas Bandung ini, anda pasti hapal dengan merk Butter Cookies yang terkenal di Supermarket, perbedaannya Kue Kering Khas Bandung ini lebih renyah dari Butter Cookies, bentuknya khas serta pilihannya tergolong masih langka yaitu Kueker Baheula, Roselle Bandung, Keju Raos, Habbatussauda Pisan dan Choco Tea. Pada saat momen Puasa dan Idul Fitri ia mendapat sejumlah pesanan dari beberapa Departemen Kementrian di Jakarta.

Qadarullah, outlet ini hanya berdiri 1 tahun dari ramai pembeli kemudian menyusut sepi yang akhirnya kerjasama bubar, karyawan kehilangan pekerjaan dan hutang menumpuk puluhan juta rupiah. Disinyalir jauhnya lokasi outlet dari pusat belanja wisatawan, jalanan yang sempit dan sering macet serta tempat parkir mobil yang sangat sempit membuat orang malas kesini. Awalnya ia berniat menjual usaha ini berikut resep, sistem, rahasia dagang dan hak kekayaan intelektualnya kepada investor, sudah puluhan surat penawaran yang dibuat ke banyak pengusaha di Bandung bahkan hingga ke Direksi sejumlah Perusahaan Butter Cookies di Jakarta, namun tak ada satu pun respon.

“Terkadang saat sedih seperti ini, masih ada terlintas pikiran membuat Franchise Bakery Outlet dengan konsep Open Kitchen seperti Bread Talk namun berarsitektur Mesir Kuno menggunakan Oven Batu, karyawannya juga berpakaian gaya orang Mesir jaman Fir’aun di masa itu. Mungkin akan jadi hal yang aneh, menarik perhatian banyak customer dan back to nature seperti keinginan orang masa sekarang, sebuah strategi yang sangat layak diperhitungkan terlebih dengan produk Roti Kasur Edisi Khusus yang merupakan produk baru dalam bidang kuliner dan belum ada yang membuat dengan kualifikasi yang sama.

Setelah hengkang dari outlet ini, akhirnya ia pun kembali berjualan keliling di sejumlah komplek perumahan seperti dulu, berjalan kaki mengetuk satu persatu pintu untuk kembali menyambangi customer setianya yang tetap membeli produknya. Ia juga mencoba berjualan Roti Kasur Mini di salah satu Counter Shuttle Bus Bandung-Jakarta dari jam 4 subuh hingga jam 8 pagi namun penjualannya sepi. Ia terus berpikir dan mengembangkan berbagai konsep dan strategi baru dan Qadarullah lahir ide untuk mendesain Roti Bakar Crispy dan Roti Kasur Khas Dapur Roti Aa dengan sistem Franchise.

“Roti Kasur Manis Reguler yang dahulu ukurannya besar, kini didesain lebih kecil dengan harga yang ekonomis, kualitas yang tetap tinggi dengan 4 jenis varian selai yang tergolong Best Seller yaitu Cream Cheese, Blueberry, Coffee dan Chocolate. Pada awal mula diluncurkannya Franchise ini, kami memasukkan Roti Kasur sebagai bagian dari penjualan di counter, namun saat ini kami hilangkan sementara waktu dengan pertimbangan beberapa alasan, ada jenis Franchise lain yang akan kami luncurkan dengan produk Roti Kasur sebagai andalannya termasuk Roti Kasur Edisi Khusus. Mungkin anda akan menemui beberapa counter di Bandung yang masih tertulis Roti Kasur, namun produknya sudah tidak ada. Sejak Konsep Franchise Roti Bakar Crispy Khas Dapur Roti Aa ini diluncurkan pada tanggal 1 April 2010, saat ini telah terdapat 6 counter Franchisee di Kota Bandung/Cimahi.”

Qadarullah, usaha Roti Bakar Crispy ini pun hanya bertahan 8 bulan, dari sangat ramai kemudian menyusut sepi hingga akhirnya bangkrut kembali. Sihir kembali menerpa usaha ini berkali-kali sehingga semua produk yang dibuat menjadi rusak. Akhirnya di awal bulan Desember 2010 ia mencoba menulis buku tentang ilmu roti dan membuat pelatihan membuat roti dengan metode terbaru tanpa listrik yang informasinya disebar pada sebuah milis kuliner dan ternyata responnya luar biasa. Sejak saat itu Pelatihan Roti dengan Metode Terbaru Khas Dapur Roti Aa Indonesia telah mulai dikenal dibanyak kota di Indonesia sampai hari ini mulai dari Jakarta, Tangerang, Depok, Cikarang, Bekasi, Surabaya, Bandung, Lombok dan Malang.

Selain mengajar kelas roti, sejak lama ia banyak meneliti roti, pizza dan donat dari bakery-bakery terkenal untuk didapatkan resepnya. Ujicoba, gagal, ujicoba lagi, gagal lagi, ujicoba lagi, gagal lagi, sudah berpuluh kali dalam meneliti suatu produk untuk didapatkan resepnya, ia tidak menyerah sampai berhasil minimal mendekati atau bahkan bisa lebih enak dari resep produk yang sedang ditelitinya. Modal habis untuk penelitian ini mencapai ratusan juta rupiah. Dari hasil penelitian, bedah roti, bedah resep dan uji klinis selama lebih dari 10 tahun di 3 negara dengan melibatkan tepung dari 14 negara, resep yang berhasil diteliti inilah yang diberikan kepada peserta di kelas roti yang diajarnya sehingga benar-benar teruji di Malaysia, Singapore, Indonesia dan Brunei Darussalam. Mayoritas alumni yang tidak punya dasar sama sekali dalam ilmu roti, selesai kelas tidak berapa lama mereka sudah menjelma menjadi ahli-ahli dalam bidang roti, punya bakery diberbagai kota dan negara, menjadi pengajar kelas roti lintas negara, menjual premix roti online, menjual roti beku, berwirausaha roti dengan bermacam metode dan ada yang menjadi konsultan roti. Alumni dengan cepat melesat berkembang, karena ilmu yang diberikannya tidak tanggung-tanggung, semua rahasia ilmu roti diberikannya tanpa ada rahasia, bahkan ilmu sekelas konsultan roti.

Kelas yang diajarnya memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri sehingga alumni dengan modal yang terbatas bisa berwirausaha juga dengan perhitungan matang tanpa menghamburkan biaya yang tidak perlu. Teori diberikan dengan sangat detail terperinci termasuk merk bahan apa yang harus dipakai atau tidak dipakai berdasarkan hasil riset yang dilakukannya, belajar tentang pemutih tepung, belajar kualitas tepung lintas negara, kemudian tidak hanya belajar cara mahir dengan cepat membuat roti tetapi juga sampai ke urusan merk, SDM, perijinan, marketing, premix system, membuat resep sendiri, membuat adonan roti bertahan setahun, membuat roti bertahan sebulan tanpa pengawet dan banyak lagi rahasia yang tidak didapat di kelas roti yang lain dimanapun di 3 negara sehingga para alumni selesai mengikuti kelas, sangat percaya diri untuk berbisnis roti.

Sejak Desember 2011 hampir setiap bulan dia menyambangi kota-kota di 3 negara karena kelas roti tersebut telah merambah ke Singapore dan Malaysia yang diadakan diberbagai kota, district, 11 provinsi dan 2 wilayah persekutuan seperti Johor Bahru, Batu Pahat, Parit Raja, Tangkak, Permas Jaya, Larkin, Skudai, Pasir Gudang, Taman Adda Height, Serkam Melaka, Seremban 2, Bandar Enstek, Ampang, Damansara, Banting, Kajang, Sungai Buloh, Bandar Baru Bangi, Putrajaya, Kuala Lumpur, Shah Alam, Klang, Kuala Perlis, Bertam, Sungai Dua, Sik, Kulim, Gurun, Jitra, Padang Serai, Kuala Terengganu, Kuantan, Kota Bharu, Petagas, Alamesra, Pasir Ris, Woodland dan Tampines. Meskipun kelas yang diajarnya tidak murah antara Rp 4,2 juta/orang/2 hari untuk kelas reguler, jumlah peserta yang ikut sangat banyak dan semua peserta sangat puas dengan ilmu yang didapat. Beberapa kali dia diminta sebagai dosen tamu di sejumlah sekolah tinggi di Indonesia dan Malaysia. Beberapa kali dia juga ditunjuk sebagai konsultan untuk memperbaiki resep pabrik roti dan bakery di Malaysia dan di Indonesia. Berkali-kali dia juga diminta mengisi Kelas Roti Privat di sejumlah Bakery dengan biaya puluhan juta rupiah tergantung resep, jumlah peserta dan lama kelas yang bisa disesuaikan.

Disaat yang sama pada September 2016 ia mendirikan Restoran Dapur Pizza Aa di Mataram Lombok dengan 9 orang karyawan, setelah lumayan ramai pembeli, baik yang datang ke restoran maupun membeli lewat Gojek, usaha ini kembali diserang sihir bertubi-tubi, mulai dari restoran yang tidak kelihatan oleh customer, restoran selalu terlihat tutup, ada muncul kuntilanak yang menakut-nakuti pembeli di malam hari sampai kasus munculnya ular beberapa kali di restoran setelah diruqyah berkali-kali. Pasca gempa yang menimpa Lombok di tahun 2018, di awal Mei 2019 restoran ini akhirnya ditutup total.

Dia akhirnya berinvestasi di salah satu bakery alumninya di Malaysia dan seperti biasa kembali mengajar kelas roti di 3 negara sampai hari ini dan kelas mengalami perkembangan yang pesat hingga menjadi beberapa jenis dan seri yaitu Kelas Roti Taiwanese, Kelas Roti Bakar Bandung, Kelas Roti Indonesia Seri 1, Kelas Butter Cookies, Kelas Roti Advanced, Kelas Roti Jepang Seri 1 dan Kelas Roti Jepang Seri 2. Kelas ini bergaransi lebih enak dari semua merk roti terkenal di mall di 3 negara, dengan total alumni ribuan orang, termasuk alumni dari Brunei Darussalam. Bahkan banyak alumni yang mengikuti setiap seri baru kelas roti yang dibuatnya. Ada banyak alumni yang sampai punya 7 sertifikat kelas yang diikuti. Itu semata-mata karena mereka sudah jenuh ikut kelas roti di tempat lain yang chefnya serba rahasia tidak mau jujur 100% selama di kelas, mesti ada yang dirahasiakan. Tapi di kelas ini mereka dapat semua yang selama ini menjadi rahasia. Bahkan para alumni banyak yang mengatakan, “Murah harga kelas ini dengan segudang ilmu yang tidak akan pernah kita dapat ditempat lain”.

Dia selalu bercerita kepada peserta di setiap kelas yang diajarnya, “Seandainya dulu saya berhasil membuat bakery sendiri menjadi besar, tidak gagal, tidak bangkrut, tidak terkena sihir, mungkin kita tidak akan pernah bertemu di kelas ini, karena saya seumur hidup dulu, tidak pernah terpikir untuk mengajar kelas roti. Tapi Qadarullah Allah berkehendak lain, Allah dengan cara-Nya ingin agar ilmu ini tersebar luas, bermanfaat dan bisa menjadi penghidupan bagi banyak orang. Hari ini kegembiraan saya adalah ketika menyaksikan alumni saya berhasil membangun usaha mereka sendiri, menjadi pebisnis roti yang sukses diberbagai negara. Anda sebagai alumni mau sesukses apapun, mau jadi milyuner, punya pabrik besar di mana-mana, itu adalah rezeki anda, tugas saya hanya menyampaikan ilmu roti ini aja tidak lebih. Apapun kesuksesan yang kita miliki, Haaza Minfadhli Rabbi, semua ini atas Kemurahan Allah semata.”

Profil pengajar bisa di akses di media sosial :

IG        : agusjamhari79

YT       : Agus Jamhari

FB       : Agus Jamhari (PP Kelas Roti Jepun Siri 2)

WA     : +6285737770490

Blog    : https://dapurrotiaaindonesia.wordpress.com

Sudah tersedia Cetakan Donuts Standart JCO, cetakan ini yang digunakan di semua Gerai Donuts JCO. Hasil potongan donutsnya lebih rapi dan cantik, tidak miring Bahan Stainless Steel Tebal Food Grade 304 terbaik.

Harga toko lain
Rp 1.070.000

Harga DISKON :
Rp 535.000
Sudah termasuk ongkos kirim.

Bila berminat bisa transfer :
– BCA 777.084.1911
– Mandiri 13200.120.77336
a.n. Agus Jamhari

Atau beli lewat Tokopedia dan Shopee

Saya menjual CETAKAN DONAT JCO DUNKIN DONUTS CUTTER seharga Rp535.000. Ayo beli di Shopee! https://shopee.co.id/product/85707737/2727082519?smtt=0.0.9

Saya menjual CETAKAN DONAT JCO DUNKIN DONUTS CUTTER seharga Rp535.000. Ayo beli di Tokopedia!   https://tokopedia.link/4WfdLHqZP4

Berminat bisa Whatsapp ke wa.me/6285737770490 atau telp 081915960578

KELAS ROTI JEPANG MATARAM JULI 2020

IMG-20200627-WA0031

KELAS ROTI JEPANG JAKARTA

Keistimewaan Kelas Roti Jepang

– Peserta mempelajari ilmu dasar menengah dan tingkat tinggi sekaligus dalam kelas
– Teori 2 – 4 jam membahas berbagai hal tentang seluk beluk ilmu roti secara detail dan terperinci yang tidak pernah diajar di kelas roti lain
– Dikebanyakan kelas roti, tidak semua ilmu dibagi tapi dsini semua rahasia ilmu roti chef terkenal dibuka tanpa ada yang dirahasiakan termasuk merk apa yang harus dipakai untuk menghasilkan produk berkualitas
– Diajar oleh chef yang berpengalaman 15 tahun di 3 negara
– Metode yang diajar paling mudah dari semua metode roti yang ada
– Bergaransi sebagai resep roti yang paling enak di 3 negara, bisa dibandingkan dengan semua toko roti yang ada
– Diakui sebagai kelas roti terbaik oleh banyak pengusaha roti di Malaysia dan Singapore
– Memberikan informasi apa saja merk bahan baku roti yang bisa dipakai dan apa merk yang harus dihindari tanpa ada sponsor dari merk tersebut
– Resep-resep yang diberikan telah melalui riset panjang selama 15 tahun di 3 negara dan melibatkan bahan baku roti 12 negara
– Bergaransi lebih enak dari roti di Jepang sendiri. Sudah dibuktikan oleh alumni yang pergi ke Jepang
– Peserta bisa cepat mahir membuat roti kurang dari 1 bulan setelah mengikuti kelas
– Banyak alumni Malaysia dan Indonesia yang memiliki penghasilan besar dari usaha roti, beberapa memiliki toko roti.
– Pengen bikin donat, pizza, roti manis dan roti tawar yang lebih enak dari merk terkenal di mall2? Inilah kelasnya
– Anda pernah ikut kelas roti ditempat lain? Silakan bawa resepnya ke kelas, bisa dianalisa apakah resep tersebut betul atau tidak atau ada yang salah dari ukurannya dan bagaimana cara memperbaikinya.

Kelas Roti Jepang Jakarta

Tgl : Sabtu Ahad 15 – 16 February 2020

Tempat : Manaree Bakery, Jln Waru No 20B Rawamangun Jakarta Timur

Waktu 08.00 – 18.00

Biaya : Rp 4,2 juta/orang transfer ke BCA 777-084-1911 a.n. Agus Jamhari

Praktek Hari ke 1 :
– Sandoichi Pan
– Rezun Sandoichi Pan
– Chizu Sandoichi Pan
– Chokoretochippusu Sandoichi Pan
– Mirukuchokoreto Donatsu
– Dakuchokoreto Donatsu
– Howaitochokoreto Donatsu
– Ryokucha Donatsu
– Orenji Donatsu
– Banan Donatsu
– Buruberi Donatsu
– Abokado Donatsu
– Ichigo Donatsu
– Omugi Minto Donatsu

Praktek Hari ke 2 :
– Taigaebi Piza
– Biifu Piza
– Chikinsoseji Piza
– Chizu Piza
– Peparoni Piza
– Maguro Sakana Piza
– Kunsei Gyuniku Piza
– An Pan
– Meron Pan
– Parumezanchizu Pan
– Chokoretojamu Pan
– Kokonattsukurimupan
– Suturoberichizu Pan
– Mekishiko No Pan
– Ryokucha Pan
– Painapparujamu Pan
– Kuro Goma No Tane No Pan
– Shinamonrezun Pan
– Maguro Kaiso Roru Pan
– Sumokubifuchizu Pan
– Satay Sosejichizu Pan
– Maguro No Pan

Teori :
– Belajar roti sedap dunia grade 1
– Belajar pemutih tepung yang digunakan pada tepung terigu dan efek untuk kesehatan
– Belajar kualitas Tepung Jepang
– Belajar kualitas dan ukuran bread improver
– Belajar kualitas Ragi
– Belajar kualitas Susu
– Belajar kualitas Telur
– Belajar kualitas Butter
– Belajar kenapa Garam bisa membuat customer ketagihan makan roti
– Belajar membaca resep roti, mana resep yang betul dan mana resep yang salah
– Belajar membuat Premix Roti Jepang untuk menjaga rahasia resep perusahaan
– Belajar cara membuat Roti Jepang All in Method
– Belajar kualitas oven & mixer roti
– Belajar menulis resepi roti sendiri
– Belajar metode membuat roti berdasarkan kualitas tepung
– Belajar bentuk roti
– Belajar jadi guru roti

Fasilitas untuk peserta :
– Kelas praktek dalam group 100%
– Buku Teori dan Resep
– Polpen
– Apron
– Scrapper
– Rolling Pin
– Bahan Roti Praktek
– Makan minum
– Sertifikat
– Semua roti hasil kelas dibawa pulang peserta

Whatsapp wa.me/6285737770490

RAHASIA KELAS ROTI JEPANG 

KENAPA KELAS ROTI JEPANG NAMPAK MAHAL

MEMBEDAH RESEP MONDE DANISA

==============================

PREMIX DONAT JEPANG

Pengen bisa menghidangkan Donat yang lezat untuk keluarga tercinta dirumah? Udah coba berbagai resep donat belum dapat yang sesuai dan enak banget?

Kami menyediakan premix yang sesuai untuk anda. Dirancang sesuai standart Jepang. Menghasilkan donat yang lebih enak daripada yang ada di mall.

Tersedia 2 grade kualitas dan 3 jenis. Setiap grade berbeda kelembutan dan rasanya. Sesuai untuk anda yang ingin praktis tanpa mencoba-coba berbagai resep donat yang belum pasti.

– Grade 2 Rp 45 ribu/bks
– Grade 1 Rp 60 ribu/bks
– Grade 1 Chocolate Rp 70 ribu/bks

Setiap bungkus menghasilkan donat 22 – 24 biji dengan diameter standart donat di mall.

Berat perbungkus termasuk packing 750. Ongkir disesuaikan kota tujuan.

Premix tersebut telah teruji di Malaysia, Singapore, Jepang, Taiwan, Korea dan Indonesia.

Pemesanan ke wasap.my/6285737770490 atau via Tokopedia atau via Shopee

Note :
Anda ingin langsung bisa mahir membuat donat dengan Premix Donat Jepang ini? Tersedia juga kursusnya Rp 3 juta di Mataram Lombok atau Rp 15 juta bila Chef yang datang ke tempat anda di pulau Bali & Jawa (Diluar Bali & Jawa ditambah tiket Pesawat PP)

Saya menjual PREMIX DONAT JEPANG JCO GRADE 1 seharga Rp60.000. Ayo beli di Shopee! https://shopee.co.id/agusjamhari1979/3219759136/

Saya menjual PREMIX DONAT JEPANG JCO GRADE 2 seharga Rp45.000. Ayo beli di Shopee! https://shopee.co.id/agusjamhari1979/3419692138/

Beli PREMIX DONAT JEPANG JCO GRADE 1
https://tokopedia.link/qcHkyU5UO4 di toko Pantobata Rp60.000 di Tokopedia dengan Bebas Ongkir, Sekarang! Dapatkan cashback 50% hingga 30Rb untuk pembelian pertama kamu dengan kode: TPAGU9HRXZ. Belanja? Tokopedia Saja!

Beli PREMIX DONAT JEPANG JCO GRADE 2
https://tokopedia.link/0OO2yf4UO4 di toko Pantobata Rp45.000 di Tokopedia dengan Bebas Ongkir, Sekarang! Dapatkan cashback 50% hingga 30Rb untuk pembelian pertama kamu dengan kode: TPAGU9HRXZ. Belanja? Tokopedia Saja!

img_20151114_062213

img_20151114_055029

Dapur Roti Aa Indonesia menerima pesanan Teh Tarik per Jug 16 liter untuk berbagai acara :

Grade 1 Rp 750.000
– Bahan import dari India/Malaysia

Grade 2 Rp 700.000
– Bahan import dari India/Malaysia

Grade 3 Rp 650.000
– Bahan lokal Indonesia

Grade 4 Rp 600.000
– Bahan lokal Indonesia

– WA : 0856-227-8180
– Telp/SMS : 0877-7586-6163

==================================

Dapur Roti Aa Indonesia menjual berbagai peralatan bakery online, foto dan harga terlampir. HARGA BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.
– Burner Roti Bakar Rp 1 juta (bisa digunakan untuk bakar roti, bakar steak, bakar sate, buat roti maryam, buat roti canai/roti prata)
– Cooling Rack Rp 3.500.000
– Mixer Roti Lokal 2 kg Adonan Rp 2,8 juta
– Mixer Roti Lokal 3 kg Adonan Rp 3,6 juta
– Mixer Chu Sheng Taiwan 2 kg adonan Rp 15 Juta
– Mixer Chu Sheng Taiwan 5 kg adonan Rp 20 Juta
– Mixer Spar Taiwan 8 kg Adonan Rp 25 Juta

Dapur Roti Aa Indonesia 

Whatsapp 085737770490

20150911_222229

110_8399

1613420

IMG_20150926_163424
IMG_20151007_195033
11150808_941955765883399_2369576131706514543_n
MARBLE BREAD
20151003_152622
 
100_4459
100_4811

100_4733

Dapur Roti Aa menjual Mixer Roti MURAH Stainless Steel berkualitas buatan Indonesia dengan spesifikasi :

Kapasitas 2 kg adonan ( Bisa mengaduk mulai ½ – 1 kg tepung terigu)

Harga Rp 2,8 juta Listrik 350 watt

Kapasitas 3 kg adonan ( Bisa mengaduk mulai 1 – 1,5 kg tepung terigu)

Harga Rp 3,6 juta Listrik 350 watt

Komplain untuk Mixer Lokal bisa menghubungi Service Center kami di Jakarta dengan Ibu Yulima di 0856-9333-3031

1 kg tepung terigu bisa menghasilkan 4 buah Roti Tawar ukuran loyang 20x10x10cm atau 100 biji roti unyil ukuran 20 gr adonan atau 40 biji roti manis aneka isi ukuran 48 gr adonan atau 8 pizza diameter 25-30cm atau 80 biji donat mini ukuran 25 gr adonan atau 40 donat maxi ukuran 48 gr adonan.

Video cara penggunaan mixer dapat dilihat disini :

Video adonan yang sudah kalis dapat dilihat disini :

Gambar mixer roti ini bisa dilihat disini :

Penggunaan mixer roti ini sangat mudah karena hanya 1 kecepatan dan semua bahan tanpa terkecuali dapat dimasukkan sekaligus tanpa harus dipisah-pisah seperti pada mixer lain yang harus dipisah garam dan margarinnya. Mixer ini sangat cocok untuk pemula dan ibu rumah tangga atau UKM yang ingin hemat listrik. Dengan menggunakan mixer roti ini, anda bisa menghasilkan roti seempuk kapas di rumah anda sendiri dan bisa menghemat pengeluaran anda membeli roti, terlebih apabila roti telah menjadi makanan pokok yang wajib ada di rumah anda setiap hari karena harga tepung terigu lebih murah dari harga beras. Mixer ini tidak dijual bebas dipasaran dan hanya dikirim ke alamat berdasarkan transfer dan pesanan. Pembayaran melalui transfer Rekening BCA 777- 084-1911 atas nama Agus Jamhari. Jabodetabek ongkos kirim hanya 200 ribu dan barang tiba dalam 4 hari, luar Jabodetabek ongkos kirim sesuai kota tujuan dengan waktu pengiriman 5 hari – 2 minggu tergantung tujuan.

Dapur Roti Aa Indonesia juga menjual Mixer Roti Import dari Taiwan merk Chu Sheng dengan spesifikasi :

Kapasitas 2 kg adonan ( Bisa mengaduk mulai 750 gr – 1 kg tepung terigu)

Harga Rp 15 juta Listrik 500 watt

Kapasitas 5 kg adonan ( Bisa mengaduk mulai 1 – 2,5 kg tepung terigu)

Harga Rp 20 juta Listrik 1300 watt.

Harga belum termasuk ongkos kirim

.100_5951

Infomasi lebih lanjut hubungi 0856-227-8180

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Agus Jamhari, A.Md.Par

BAKING TECHNOLOGIST

Dapur Roti Aa Indonesia

Telp 0856-227-8180

https://dapurrotiaaindonesia.wordpress.com/

========================================================

Salam untuk semua penggemar roti, Dalam dunia Baking Arts (Ilmu Seni Roti) tidak ada istilah gagal dalam membuat roti. Membuat roti adalah hal yang sangat mudah dan jauh lebih mudah daripada membuat kue. Anda tidak perlu sekolah bertahun-tahun dan menghabiskan biaya ratusan juta rupiah atau ribuan US dollar hanya untuk mahir membuat roti seempuk roti bakery terkenal seperti halnya para ahli roti. Anda mungkin tidak percaya, namun ratusan alumni Pelatihan Roti Metode Terbaru dengan Tongkat Roti Khas Dapur Roti Aa Indonesia telah membuktikannya, bahwa membuat roti adalah simple dan sangat mudah meski anda tidak mengerti sedikitpun tentang ilmu roti. Berikut ini laporan hasil Pelatihan Roti dengan Metode Terbaru menggunakan Tongkat Roti, Tanpa Mixer Roti, Tanpa Listrik dan Tanpa Diuleni yang berlangsung dibeberapa kota di Indonesia. Peserta terbukti langsung bisa membuat roti hari itu juga dan hasil roti yang dibuat seempuk roti bakery terkenal. Berikut Foto Pelatihan dan hasil jadi rotinya, dengan alasan keamanan dan kenyamanan maka foto peserta tidak dipubikasi. Terima kasih.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

BIOGRAFI PENULIS

Agus Jamhari, A.Md.Par, lahir di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 30 November 1979. Memulai pendidikan kuliner pada pertengahan tahun 1995 di Jurusan Tata Boga SMKK Negeri 4 Mataram yang dilanjutkan ke Jurusan Diploma III Manajemen Makanan dan Minuman (Food and Beverage Division) di Akademi Pariwisata Triatma Jaya Kuta Bali. Pernah meraih Juara Umum di Jurusan Tata Boga selama 9 kali berturut-turut selama di SMKK Negeri 4 Mataram, beasiswa Supersemar selama 3 kali berturut-turut dan peraih IPK tertinggi 3,47 pada Bidang Manajemen Makanan dan Minuman (Food and Beverage Division) di Akademi Pariwisata Triatma Jaya Kuta Bali di tahun 2001. Memulai karirnya dalam bidang masakan Eropa dan Asia dengan training di beberapa hotel berbintang 4 dan 5 di Lombok, Bali dan Singapore, kemudian memperdalam keahlian dalam bidang Pastry dan Bakery di sebuah hotel berbintang 4 di Bali. Penulis pernah menjabat sebagai Culinary Chef (Kepala Dapur) sebuah Bakery Café di Bali, pernah menjadi Instruktur Bakery di Kursus Roti yang penulis dirikan di Mataram Lombok dan bekerja pada sebuah Bakery Franchise Singapore di Batam sebagai Assistant Pastry Chef di tahun 2004. Pada bulan September 2005, penulis bergabung sebagai Bakery Technical Supervisor untuk area Jawa Tengah di PT Eastern Pearl Flour Mills, sebuah perusahaan tepung terigu terbesar ke 4 di dunia yang pabriknya berlokasi di Makassar Sulawesi Selatan di bawah bendera Interflour Holding Sdn Bhd. Disini penulis mulai memperdalam ilmu tentang Baking Arts (Seni Roti) dan berkesempatan mendapat pelatihan tentang Tepung Terigu, Baking Additives, Baking Technology, Roti, Kue dan Mie selama beberapa kali di Makassar dan Malaysia dari US Wheat, Saf Instant France dan Interflour Holding Sdn Bhd. Penulis juga sering tampil sebagai Baking Demonstrator pada acara Baking Demo di Java Mall Semarang, Hotel Novotel Solo, Hotel Santika Semarang dan Hotel Melia Purosani Yogyakarta. Di awal tahun 2007, penulis mendirikan Donat Aa di Bandung yang kemudian menjadi Dapur Roti Aa di awal tahun 2009. Disini penulis merancang sejumlah resep baru yang masih langka dan belum banyak diketahui para ahli bakery seperti Roti Kasur Khas Bandung, Roti Kasur Siberia, Roti Kasur Italiano, Roti Kasur Americano, Roti Kasur Argentino, Roti Kasur Padang Pasir, Roti Kasur Aussie, Denmark Butter Cookies (Kue Kering Asli Denmark yang lebih renyah dari Butter Cookies di Supermarket), Egypt Rosselle Butter Cookies (Kue Kering Rosselle Mesir), Habbatussauda Butter Cookies (Kue Kering Habbatussauda) dan Franchise Roti Bakar Crispy yang sempat menjadi best seller dan mendapat sejumlah pesanan dari Kementrian Perumahan Rakyat, Dinas Perhubungan, Depkominfo dan Anggota Tim Dokter Kepresidenan di Jakarta. Dapur Roti Aa pernah diliput oleh 3 media cetak skala nasional yaitu Tabloid Saji (April 2009), Koran Kontan – Harian Bisnis dan Investasi (Sepember 2010) dan Tabloid LeZAT (November 2010). Di akhir tahun 2010 ini, penulis mulai menulis buku tentang ilmu bakery dari hasil pengalaman selama ini, menerima pelatihan roti/kue se-Indonesia/Luar Negeri dan menjadi konsultan bakery.

 

Dapur Roti Aa Masuk Tabloid SAJI

Alhamdulillah akhirnya ada juga yang mau ngeliput Dapur Roti Aa. Setelah mencoba mengajukan penawaran ke beberapa tabloid di Indonesia untuk meliput Toko kami akhirnya ada respon dari Tabloid SAJI. Beberapa hari setelah pengajuan tersebut dikirim via email kemudian kami dihubungi oleh reporter Tabloid SAJI yang bernama Mba Shanti Kusmayanti. Terimakasih atas kesediaannya untuk meliput dan menampilkan artikel toko kami yang kecil ini….. 🙂  

Artikel mengenai Dapur Roti Aa dapat dibaca di Tabloid SAJI Edisi 149 | THN. VI 15-28 | APRIL 2009 | Halaman 3.

dapur roti aa masuk tabloid saji

Best regard,
Dapur Roti Aa Bandung
Roti Kasur Aa, The Best “Roti Kasur” in Bandung Town


Kategori

rumahblogger.com, rumahnya blogger indonesia!